logoblog

Cari

Tutup Iklan

Musim Hujan, Petani Masih Sedot Air

Musim Hujan, Petani Masih Sedot Air

KM-Bolo—Musim hujan saat ini tak biasa seperti tahun sebelumnya. Bagi para petani, diawal musim penghujan, segala sesuatu untuk kebutuhan bertani sudah

Pengaduan Lain-Lain

Musim Hujan, Petani Masih Sedot Air

Musim Hujan, Petani Masih Sedot Air

KM Bolo
Oleh KM Bolo
26 Desember, 2014 18:12:29
Pengaduan Lain-Lain
Komentar: 1
Dibaca: 2118 Kali

KM-Bolo—Musim hujan saat ini tak biasa seperti tahun sebelumnya. Bagi para petani, diawal musim penghujan, segala sesuatu untuk kebutuhan bertani sudah disiapkan. Mulai dari persiapan bibit, pengolaan lahan dan sawah hingga pada kegiatan menanam. Namun menjelang akhir tahun 2014 ini, mereka masih dihadapkan persoalan air irigasi pertanian.

Seperti dialami sejumlah petani di so’ Hidirasa dan Nanga Nae, desa Rada kecamatan Bolo Kabupaten Bima-NTB. Meski sebagian besar sawah di wilayah tersebut sudah ditanami padi, namun kebutuhan air untuk mengairi irigasi pertanian mereka tidak ada. Hal ini juga disebabkan waduk/sasak yang sedianya untuk menampung air rusak diterjang banjir.

Sebagai antisipasi, beberapa petani yang mampu akhirnya membuat sumur bor. Kendati demikian, mereka juga dihadapkan persoalan kebutuhan mesin penyedot air. Meski sudah menjadi konsekuensi bagi petani sawah, mau tidak mau mereka harus mengeluarkan biaya, baik untuk menyewa mesin pompa air maupun biaya untuk membeli bahan bakar minyak (bensin).

Biaya tersebut dikeluarkan sejak mereka menggarap sawah sebagai tempat penaburan benih hingga pada saat menanam. “Sampai dengan sekarang, saya masih mengandalkan mesin pompa air untuk mengairi tanaman padi yang baru seminggu ditanam. Apakah ini terus berlanjut sampai waktu panen nanti,” ujar Ridwan, salah satu petani di So’ Hidirasa.

Tahun sebelumnya, kata Ridwan, biasanya kebutuhan air irigasi pertanian terpenuhi dengan intensitas curah hujan yang ada. Bahkan penggunaan mesin pompa air hanya dilakukan saat masa tanam Musim Kemarau (MK2). “Dimusim penghujan tahun ini, tak sedikitpun terlihat air yang biasanya mengalir disaluran irigasi,” katanya.

Baca Juga :


“Saya selaku yang mewakili petani di so’ Hidirasa dan NagaNae berharap kepada pemerintah agar bisa mengagendakan program sumur bor manual untuk beberapa titik, serta bantuan mesin pompa air sehingga kami tidak lagi mengeluarkan biaya penyewaan mesin dimaksud,” harap Ridwan.

“Dengan mesin pompa air ini nantinya bisa kami manfaatkan secara bergilir dalam berkelompok sehingga program swasembada pangan dari pemerintah terus dipertahankan, selain mendorong petani dalam meningkatkan hasil produksi pertanian,” lanjut Ridwan.(adi) - 01



 
KM Bolo

KM Bolo

Koordinator: SURYADIN Alamat : Jl. Lintas Sumbawa No.53 Desa Rasabou Kecamatan Bolo Kabupaten Bima Prov. NTB URL:kmbolo.com email:kmbolo@ymail.com Kontak Person: 085-25332-3535 ANGGOTA: Erik, Buhari, Rahmi

Artikel Terkait

1 KOMENTAR

  1. Emank

    Emank

    05 Januari, 2015

    Mantap bang... Oya untuk berbagi, jangan lupa mampir dan memberi komentar di blog saya wwww.kampung-media.com/diarybajang. Ditunggu ya komentnya... :)


 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2017 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan