logoblog

Cari

Ketua FPDI Adu Mulut Dengan KR

Ketua FPDI Adu Mulut Dengan KR

KM, Woja/Saneo - Adu mulut dan bercekcok serta saling mempertahankan pendapat antara Ketua Forum Perangkat Desa Indonesia (FPDI) Kabupaten Dompu Sudirman

Pengaduan Lain-Lain

KM, Woja/Saneo
Oleh KM, Woja/Saneo
21 Mei, 2015 15:09:13
Pengaduan Lain-Lain
Komentar: 0
Dibaca: 9852 Kali

KM, Woja/Saneo - Adu mulut dan bercekcok serta saling mempertahankan pendapat antara Ketua Forum Perangkat Desa Indonesia (FPDI) Kabupaten Dompu Sudirman dengan Kurnia Ramadhan anggota DPRD Dompu Rabu (20/05) Pagi kemarin. Adu mulut terjadi karena Sudirman merasa tidak adanya pertimbangan dari DPRD Dompu terkait dengan pengesahan Perda tentang Desa dan Perangkat Desa, seharusnya ada pertimbangan dari DPRD karena saat paripurna terakhir banyak fraksi yang meminta untuk dilakukan peninjuan ulang terhadap Raperda inisiatif DPRD tentang Desa dan Perangkat Desa.

Dalam adu mulut tersebut, Sudirman mengklaim bahwa DPRD atau Badan Legislatif DPRD Dompu tidak memperhatikan nasi perangkat Desa. “Baleg sama sekali tidak memperjuangkan nasip perangkat Desa, sementara UU tentang perangkat Desa sudah jelas dalam UU Nomor 6 dan PP nomor 43,” ujarnya dengan nada tinggi di depan Kurnia. Seharusnya lanjut Sudirman, Perda tersebut seharusnya ditinjau ulang supaya sesuai dengan aturan yag berlaku, namun kenyataan Baleg sampai saat ini tidak melakukan hal itu.

Menanggapi pengkaliman tersebut, Kurnia Ramadhan mengatakan, DPRD atau Baleg tidak ada yang melakukan hal demikian, justru Baleg memperjuangkannya, meskipun demikian seperti yang dikatakan oleh Sudirman, masih banyak pasal yang mengatur tentang perangkat Desa untuk Sudirman pelajari dan analisa lagi. “Tidak ada kami yang melakukan seperti yang ada kami menjunjung tinggi hirarki UU, dan Perda tersebut sudah disahkan dan tinggal menunggu pengersahan dari Gubernur NTB,” ungkap KR saat berdialog dengan FPDI. DPRD tetap menjunjung tinggi hirarki UU karena perangkat Desa memang sudah diatur dalam UU dan masa jabatannya 60 tahun, tapi menurut KR, ada pasal lagi yang menjelaskan secara detailnya, dan hal itu yang tidak mampu dipahami oleh FPDI.

Saling mempertahankan pemahaman dan pendapatnya masing-masing, Sudirman mengatakan hanya Kabupaten Dompu saja yang tidak menerapkan pertimbangan terkait nasip perangkat Desa, sementara menurut data yang didapatnya, bahwa Kabupaten dan Kota lain yang ada di NTB sangat memperhatikan nasip perangkat desa yang sudah dituangkan dalam UU dan bahkan sudah dituangkan juga dalam Perda masing-masing. “Teman-Teman perangkat desa dari Kabupaten lain sudah memiliki nasip baik karena Perdanya berpihak kepada Perangkat Desa, tapi lain halnya di Kabupaten Dompu yang tidak memprhatikan dan mempertimbangkan Perdanya sebelum dikirim untuk disahkan oleh Gubernur,” terang Sudirman.

 

Baca Juga :


Kembali menanggapi pernyataan Sudirman, Kurnia mengatakan, itu urusan Daerah lain dan daerah lain memiliki otonomi tersendiri sehingga tidak bisa disamakan dengan Dompu. “Kita tetap menjunjung tinggi hirarki UU,” tegas KR. Berbagai mekasnisme perangkat Desa sudah jelas diatur dalam UU yang dimaksud, SK yang dipegang oleh perangkat Desa masa kerjanya selama 6 tahun berdasarkan masa kerja Kepala Desa yang terpilih, menurut KR, jika perangkat Desa yang ingin bekerja lebih lama maka harus bermain ulang. Hal tersebut tidak bisa diterima oleh Ketua FPDI karena menurutnya UU no 6 dan PP no 43 harus diikuti. Jika tidak menjurus ke hal yang demikian, Sudirman menyimpulkan bahwa bear-benar DPRD Dompu tidak memperhatikan nasip perangkat Desa yang ada di Kabupaten Dompu.

Perdebatan sengit terus ditunjukan antara Sudirman dan KR tepat di Depan Halaman DPRD Dompu, kedua Pimpinan yang berbeda level tersebut terus mempertahankan pandangan dan aturan yang masing-masing dipahaminya tersendiri. KR yang diakhir pembicaraannya menegaskan Perda sudah dikirim ke Pemerintah Provinsi untuk disahkan dan tinggal menunggu pengesahan Gibernur NTB. [] - 05



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan