logoblog

Cari

Sampah Pasar Jelojok, Jorok, Kumuh dan Bau

Sampah Pasar Jelojok, Jorok, Kumuh dan Bau

Pasar Jelojok-Kopang sudah selesai direfitalisasi. Sepintas, pemandangan di depan pasar ini cukup indah. Lokasinya pun strategis. Tiap hari dilalui alur lalu

Pengaduan Lain-Lain

Pangkat Ali
Oleh Pangkat Ali
12 Februari, 2017 22:02:33
Pengaduan Lain-Lain
Komentar: 0
Dibaca: 66658 Kali

Pasar Jelojok-Kopang sudah selesai direfitalisasi. Sepintas, pemandangan di depan pasar ini cukup indah. Lokasinya pun strategis. Tiap hari dilalui alur lalu lintas umum dari Lombok Timur ke Mataram. Demikian juga sebaliknya. Namun jangan kira, dibalik keindahannya, tersimpan satu masalah yang cukup pelik. Masalah itu adalah soal sampah. Maka tidak heran, akhirnya seorang ojek mengumpamakan; pasar Jelojok, alus-alus tain Jaran. (Pasar jelojok di luarnya indah, tapi di dalam jorok dan kasar).

Sebelum pasar direfitalisasi dan direnofasi, masalah sampah di komplek pasar ini sudah lama menjadi pelemik internal. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada hasil  penanganan, baik dari pihak pemerintah desa, kecamatan sampai kabupaten. Bahkan terkesan dibiarkan, sehingga sebagian akses jalan menuju pasar dari arah utara menjadi jorok dan bau.

Pasca rehabilitasi total pasar, sebagian besar pedagang, direlokasi ke komplek terminal di sebelahnya. Selain soal sampah, kesemrawutan pun terjadi. Dari sisi lalu lintas, pengaturannya harus kerja ekstra. Karena kesemrawutan, kendaraan penumpang ada yang tidak masuk terminal, apalagi situasi ketika hari Minggu, dimana hari ini, hari pasaran. Tentu menambah kesemrawutan, terutama masalah lalulintas.

Soal sampah, tidak saja menumpuk di areal belakang pasar. Tapi juga di areal terminal sebelah barat dan belakang. Pembuangan sampah sebagai tempat pembuangan akhir (TPA), persis berada di belakang sebuah sekolah, kantor (UPT Kehutanan) dan rumahpenduduk. Ironisnya, tidak ada satupun kontiner yang tersedia.

 

Baca Juga :


Akibat kondisi ini, sangat berdampak terhadap kesehatan dan lingkungan, terutama kesehatan anak-anak yang berangkat dan pulang sekolah. Karena tidak ada jalur lain yang dilalui, selain melelwati depan sampah yang menumpuk, jorok dan bau. Pemandanganpun tak elok dipandang mata.

Kondisinya lebih jorok lagi, bila turun hujan dengan intensitas lama. Maka air hujan menggenangi jalan menuju pasar melalui arah utara sebelah barat dan timur. Belum lagi kumuh terjadi di sebagian areal pasar bagian dalam. Di sini, karena drainase dan saluran tidak maksimal, akibatnya air hujan menggenangi areal pasar. [] - 05



 
Pangkat Ali

Pangkat Ali

Save Our Gumi Paer...LOMBOK Lalu Pangkat Ali, kesehariannya sebagai ASN -Pejabat Fungsional Pranata Humas Permkab.Lobar. Tinggal di Desa Kopang-Lombok Tengah. CP & WA: 081907941070. Fb: Fotografer Kopang & Eliza Agniya

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan