logoblog

Cari

Tutup Iklan

PMS Tuntut PT AMNT Mengadakan Sosialisasi

PMS Tuntut PT AMNT Mengadakan Sosialisasi

KM Gempar. Kelompok Pemuda Kecamatan Lantung  PMS (Pemuda Sadar) mengadakan aksi atau orasi di Simpangan Desa Padesa Kecamatan Lantung pada Hari

Pengaduan Lain-Lain

KM. Gempar
Oleh KM. Gempar
20 Juli, 2017 08:08:05
Pengaduan Lain-Lain
Komentar: 0
Dibaca: 8168 Kali

 

KM Gempar. Kelompok Pemuda Kecamatan Lantung  PMS (Pemuda Sadar) mengadakan aksi atau orasi di Simpangan Desa Padesa Kecamatan Lantung pada Hari Senin, 17 Juli 2017 kemarin. PMS menuntut PT AMNT mengadakan sosialisasi kepada Masyarakat  agar tercapainya suatu komitmen dalam membangun ekonomi berkelanjutan dan dapat meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat dan lingkungan sebagaimana yang di amanatkan UU no 40 tahun 2017 tentang perseroan terbatas.

Menurut PMS, setiap perusahaan baru yang beroperasi atau yang memegang IUP (Izin Usaha Pertambangan)  wajib melakukan sosialisasi yang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bagaimana dan seperti apa perusahaan itu. Manakala perusahaan AMNT (Aman Mineral Nusa Tenggara) tidak melakukan sosialisasi dan beralasan bahwa sosialisasi sudah di lakukan oleh PT NNT  (Newmont Nusa Tenggara).

“sangat sangat tidak Rasional karena bagaimanapun AMNT dan NNT merupakan perusahaan yang berbeda baik dari segi management dan nomenklatur perusahaannya. Dan kalaupun management dan nomenklaturnya masi sama maka kami dari PMS menduga bahwa AMNT adalah topeng dari NNT itu sendiri yang kemungkinan bertujuan untuk tidak melakukan reklamasi di batu hijau,, nah jika memang dugaan kami benar maka kami menolak dengan keras keberadaan PT AMNT karena tidak menutup kemungkinan hal seperti itu akan terjadi di wilayah kami “ Ulas Alimuddin selaku Humas PMS

 

Baca Juga :


“Dugaan kamipun tentunya beralasan,karena pada pertemuan di Desa Sepukur dengan komrel PT AMNT mereka mengatakan bahwa  sosialisasi  sudah dilakukan oleh pihak NNT dan perekrutan karyawannya pun akan diprioritaskan karyawan yang telah dirumahkan oleh PT NNT dengan alasan bahwa NNT telah berjanji bahwa akan merekrut  karyawan tersebut manakala akan melanjutkan operasinya” tambah Alez akrab pemuda asal Padesa ini disapa.

PMS juga menuntut PT AMNT untuk tidak meneruskan atau memprioritaskan program perekrutan dari PT NNT yang dimana sebelumnya PT NNT telah merumahkan sebanyak 203 karyawan dan karyawan tersebut kembali dipprioritaskan untuk kembali menjadi karyawan PT AMN. Selain itu, PMS mengancam akan terus mengadakan aksi penolakan manakala tuntutan mereka tidak dipenuhi oleh PT AMNT. ***Ryan Muammar



 
KM. Gempar

KM. Gempar

KM GEMPAR merupakan Komunitas Jurnalistik yang berada di Wilayah Kab. Sumbawa KOORDINATOR KM GEMPAR : RYAN MUAMMAR

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2017 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan