logoblog

Cari

Tutup Iklan

Rehabilitasi Jalan Pusuk Sembalun Timbul Polemik

Rehabilitasi Jalan Pusuk Sembalun Timbul Polemik

Sembalun Online – Proyek rehabilitasi jalan Suela –Sembalun (Pusuk Sembalun ) Oleh Pemerintah Daerah Nusa Tenggara Barat dalam hal ini Badan

Pengaduan Lain-Lain

Sembalun Online
Oleh Sembalun Online
19 November, 2017 21:46:13
Pengaduan Lain-Lain
Komentar: 0
Dibaca: 28033 Kali

Sembalun Online – Proyek rehabilitasi jalan Suela –Sembalun (Pusuk Sembalun ) Oleh Pemerintah Daerah Nusa Tenggara Barat dalam hal ini Badan Penaggulangan Bencana Daerah menimbul polemik di masyarakat. Warga Sembalun Bumbung Lombok Timur khususnya sangat khawatir terhadap tanah kerukan pelebaran jalan yang dibuang sebarangan kejurang (tebing).

Jika terjadi hujan yang lebat terus menerus tidak menutup kemungkinan tanah tanah yang dibuang sembarang tersebut sewaktu-waktu bisa menimbulkan banjir dan longsor yang bisa saja menghatam pemukiman yang ada dibawahya.

Mengingat  jalur sungai di Sembalun pada umumnya sangat dekat dengan memukiman warga dan rata rata sungai tersebut sangat dangkal. Banjir dan longsor inilah yang membuat warga Sembalun Bumbung khusus sangat khawatir akan kejadiannya hal tersebut.

“Jangan sampai badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) yang seyogyanya menanggulangi bencana tapi malah menciptakan bibit bibit bencana nanti jika pembuangan tanah kerukan kejurang dibirakan” tulis akun media social bernama Akmal Sembalun Bumbung.  

 

 

 

 

Baca Juga :


Goyonan pun datang dari pemilik akun sosmed bernama Misnip Sembalun “Berita miring.Tanah urukan lagi ngmumpul di jurang dan akan berangkat demo ke kantor camat setempat. Sebelum ke sana dia mampir dulu di kantor desa terdekat ujar ketua longsor tersebut dan akan berkumpul lagi di persawahan warga” tulis Misnip.

 

Warga Sembalun Bumbung Meminta kepada pihak terkait untuk mengkaji Pembuangan Tanah Kerukan yang dibuang sembarang tersebut. “Assalamualaikum. Salam sejahtera untuk kesehatan warga masyarakat. Maaf sebelumnya  kepada petugas desa ataupun kecamatan. Akibat pelebaran jalan raya di taman pusuk dan pembuangan tanah hasil pengkrukan di buang di sembarang tempat di hutan sembalun khususnya di Sembalun Bumbung yang mengakibatkan air minum menjadi coklat pekat sehingga tidak enak diminum dan  menyebabkan banyak warga yang sakit” tulis Hamzan Geven di social medianya.
 

Meski demikian warga Sembalun pada umumnya sangat senang dan berterimakasih kepada pemerintah atas Rehabilitasi Jalan Pusuk  Sembalun yang sedang dikerjakan. (lin)

 



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan