logoblog

Cari

Tutup Iklan

Vandalisme Masih Sering Terjadi

Vandalisme Masih Sering Terjadi

KM TNC. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarah ini merupakan selogan yang sering disampaikan oleh guru disekolah kepada murid-muridnya,

Pengaduan Lain-Lain

KM. Tembe Nggoli
Oleh KM. Tembe Nggoli
30 September, 2018 21:07:02
Pengaduan Lain-Lain
Komentar: 0
Dibaca: 1887 Kali

KM TNC. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarah ini merupakan selogan yang sering disampaikan oleh guru disekolah kepada murid-muridnya, selogan yang pernah disampaikan oleh presiden RI pertama bung Karno sebagai bentuk penghargaan kepada sejarah yang pernah terjadi di negeri ini. Namun, seloga tetaplah selogan kelakuan anak-anak muda generasi sekarang tidak mengenal hal itu.

Fasilitas umum bahkan monument sejarah tidak luput dari tindakan Vandalisme generasi muda, salah satu contoh tindakan yang tidak mendidik terjadi disebuah monument sejarah di Raba Bima tepatnya monument bekas Radio pertama di Bima sebagai alat komunikasi/informasi berita pada jaman itu di nodai dengan coret-coretan yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.

Tindakkan yang tidak patut dicontoh oleh siapa saja, Reni salah satu warga menyesalkan hal tersebut “sangat disayangkan monument bersejarah di buat coret-coretan yang merusak keutuhan/keindahan sebuah monument sejarah, saya harap pemerintah terutama instansi terkait dalam hal ini Dikbud tidak membiarkan begitu saja coretan tersebut dimana agar segera di cat ulang” imbuhnya.

Monumen sekaligus taman bermain bagi para warga tersebut bersebelahan dengan Dinas Pariwisata dan Dikbud Kota Bima.

 

Baca Juga :


“saya berharap ada sebuah papan informasi terkait larangan dibuat disitu agar warga sekitar maupun pengunjung tidak melakukan tindak seperti itu lagi dan juga masih banyak warga yang belum mengetahui bahwa bangunan/monument yang ada di taman tersebut merupakan sejarah pada jamannya” harapnya.

Hal senada diungkapkan beberapa pengunjung lain yang tidak disebutkan namanya berharap “selain papan informasi himbauan perlu juga ada bak-bak sampah di setiap sudut taman agar para pengunjung yang sekedar duduk atau nongkrong tidak membuang sembarangan sisa-sisa makanan dsb, kasihan petugas setiap hari harus membersihkan sisa-sisa bungkus makanan”ungkapnya.

“Semoga hal ini tidak terjadi di lokasi-lokasi lain, kalau bukan kita siapa lagi yang peduli kalau itu semua bersih akan tampak indah dan sejuk sehingga kita bisa berlama-lama menikmati suasana kota kecil yang indah penuh dengan sejarah dan tradisi.



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan