Waspada Belanja Di Alfamart..!

Alfamart merupakan toko retail yang sekarang sudah tidak asing lagi terdengar ditelinga kita. Seperti yang kita ketahui, hingga sampai saat ini alfamart mempunyai kurang lebih 3500 gerai yang terletak diberbagai kota besar Indonesia bahkan sampai ke kampung-kampung.

Gerai alfamart telah menyebar diberbagai pelosok daerah di Indonesia dan menghadirkan berbagai macam Promo Indonesia.

Alfamart merupakan milik PT. Sumber Alfaria Trijaya, Tbk. yang merupakan perusahaan waralaba swalayan yang menjual barang keperluan keperluan masyarakat sehari-hari. Sejak tahun 2002, Alfamart bergerak dalam kegiatan usaha perdagangan eceran untuk produk konsumen dengan mengoperasikan jaringan minimarket dengan nama “Alfamart” yang berlokasi di beberapa tempat, misalkan di Jakarta, Cileungsi, Tangerang, Bekasi, Bandung, Surabaya, Cirebon, Cilacap, Semarang, Lampung, Malang dan Bali.

Sementara pada Tahun 2012-2013 tercatat sebagai tahun dimana pedagang kecil di setiap daerah, khususnya di Mataram sudah mulai terpinggirkan dengan kehadiran alfamart dan indomaret yang bertopeng raksana, Masuknya indomaret dan alfamart di Mataram bagaikan “pesawat roket” yang begitu kencang melintasi udara bali ke Lombok. Hal ini juga tidak terlepas dari kepentingan ekonomi semata.

Karena dilihat NTB adalah wilayah agraris, sama dengan bali, sehingga kemudian membuat alfamart sangat mudah diterima oleh masyarakat setempat, tak terkecuali pemerintah juga simpatik dengan mempermudah ijin oprasinya.

“Dimana-mana ada alfamaret di situ ada indomaret”, ia begitu romantis bagaikan sepasang kekasih yang baru jadian (berpacaran). Tak mau pisah, bahkan jaraknya sangat berdekatan. Begitu juga dengan barang yang dijualnya relative sama.

Sejalan dengan lengkapnya barang yang terjual di alfamart telah membuat masyarakat kurang kritis menilai semua barang-barang tersebut apakah produk baru atau produk lama/sudah mengalami kadarluarsa. Sepertihalnya apa yang dialami oleh salah seorang konsumen ketika belanja di salah satu alfamart di wilayah Mataram, tepatnya di wilayah Jempong kota Mataram kemarin (Minggu, 22-04-2014), dimana masyarakat yang belanja di alfamart setempat telah menemukan barang (rokok) yang sudah mengalami kadarluarsa.

Produk rokok tersebut jatuh tempo pada bulan desember 2013 lalu, warnanya sudah berubah kemerah-marahan. seketika itu dikembalikan oleh korban namun Costmer Service (CS) toko alfamart menolak, padahal korban sudah berulang-ulang kali mengalami hal yang sama.[] - 01

 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru