Mayung Putik Butuh Konservasi & Pemugaran

KM. Sukamulia - Lewat tulisan ini kami sampaikan kepada Bapak/Ibu/saudara yang bekerja pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan pada khsusunya dan Bapak Bupati Lotim setra Gubernur NTB pada umumnya bahwa salah satu asset wisata alam yang dulu pernah menjadi kebanggaan Lombok dan NTB, kini hanya tinggal nama. Asset yang penulis maksud adalah Taman Wuisata Alam Air Terjun Mayung Putik yang berada di Desa Bilok Petung Kecamatan Sembalun.

Air Terjun Mayung Putik merupakan salah satu tempat wisata yang cukup menawan dan dulu pernah menjadi salah satu dari beberapa taman wisata alam yang dipromosikan lewat program Visit Sumbawa-Lombok. Perlu diketahui bahwa hingga saat ini banyak pengunjung yang mendatangi tempat wisata ini sebab mereka tidak tahu bahwa air terjun ini sudah tidak aktif lagi. Tentunya kedatangan mereka itu membuahkan kekecewaan sebab keinginan mereka untuk menyaksikan Air Terjun Mayung Putik yang konon sangat menakjubkan, tidak dapat terlunaskan.

Oleh sebab itu, melalui tulisan ini kami titipkan harapan bagi Bapak/Ibu/Saudara yang bekerja pada lembaga-lembaga swasta atau Dinas Pariwisata dan Budaya dan siapa saja yang peduli akan keberadaan wisata di pulau Lombok dan NTB maka kami mohon supaya mengadakan program Konservasi dan Pemugaran Kembali bagi Air Terjun Mayung Putik yang telah ditutup pada ahir tahun 2012 yang lalu oleh PT. Nusantara Indo Energi.

Menurut hemat kami, cara untuk menghidupkan kembali Air Terjun Mayung Putik adalah cukuplah gampang, Pemerintah NTB dan Lotim beserta pihak-pihak terkait perlu mengadakan komunikasi dengan pemilik saham Pembangkit Listrik Tenaga Minichidro (PLTM) Kokok Putik yang dikelola oleh PT. Nusantara Indo Energi yang bekerjasama dengan PLN supaya air sungai Mayung Putik tidak ditutup sama sekali sehingga ada air mengalir yang nantinya akan meluncur melalui terjunan yang sudah ada.

Kami juga berharap supaya sisa-sisa Air Terjun Mayung Putik dibangun lagi dengan membuatkan fasilitas berupa toilet dan fasilitas lainnya sebab meskipun Air Terjun Mayung Putik telah mati namun tetap saja ada wisatawan yang mengunjunginya, baik wisatawan asing ataupun domestik. Lebih-lebih air terjun ini pernah dipromosikan lewat program Visit Sumbawa Lombok yang dicanangkan pada beberapa tahun lalu dan hingga saat ini masih banyak tulisan-tulisan di Internet yang memperomosikan Air Terjun Mayung Putik. Untuk itulah, kami sangat mengharapkan pemerintah dan pihak terkait mencanangkan program konservasi dan pemugaran kembali bagi tempat wisata dimaksud. Sekali lagu, meskipun Air Terjun Mayung Putik telah mati namun masih banyak pengunjung yang mendatanginya sebab pemandangan alam, hamparan bebeatuan dan tebing-tebing terjal yang ada di sekitar lokasi itu tetap mempesona dan menawan hati siapa saja yang melihatnya.

Semoga pengaduan ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi kita semua. Terimaksaih atas segalaperhatiannya, mohon maaf atas kata-kata yang kuran berkenan dan Salam dari Kampung. [] - 05

_By. Asri The Gila_

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru