Mahalnya Pupuk Bersubsidi

KM-Bolo—Meski pemerintah menetapkan harga pupuk Urea bersubsidi Rp1.800 per kilogram, namun kerap saja terjadi penyimpangan di lapangan. Semestinya, pupuk yang dijual dengan harga Rp90 ribu per zak di tingkat pengecer, justeru petani membeli dengan harga bervariasi dari Rp95 ribu hingga 150 ribu per zak. 
Komisi II DPRD Kabupaten Bima dalam kegiatan monitoring dan evaluasi terhadap pendistribusian pupuk bersubsidi di wilayah Madapangga Kabupaten Bima-NTB, Jum’at (9/1/15) kemarin, menemukan puluhan zak pupuk bersubsidi yang masih tersimpan rapi pada salah satu gudang milik pengecer. Sehingga terkesan, keberdaan pupuk bersubsidi tersebut menjadi komoditas perdagangan. 
Dugaan lainnya yakni adanya pendistribusian pupuk yang diselundupkan dari daerah lain, sehingga di lapangan dijual Rp150 ribu per zak. “Hal ini kita harus mencari tahu pupuk bersubsidi didatangkan dari mana,” ujar M Hariyadi saat Moniv di Kecamatan Bolo.(adi) - 05

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru