Penggunaan Area Publik Saat Nyongkolan Perlu Diatur

KM Narmada, Perjalanan dari Kediri ke Mekar Sari Narmada saya tempuh hampir selama dua jam pada Minggu 6/9, karena sepanjang perjalanan bertemu dengan acara tradisi adat "nyongkolan". Pada hari biasa waktu yang dibutuhkan tidak lebih dari 25 menit. suatu perjalanan yang tidak biasa. Tetapi mau bilang apa dan tidak ada yang bisa diperbuat selain berjalan merayap ala kura-kura.

Sebagai tradisi acara Nyongkolan itu memang harus dilestarikan tetapi ketika hal itu bersinggungan dengan kepentingan publik tertama berlalu lintas maka perlu pengaturan dari pihak kepolisian. hal itu penting agar tidak merugikan pengguna jalan umum.

Seorang pengendara sepeda motor yang ada disebelah saya tidak kalah mengeluhnya karena saat itu terlihat dia membonceng seorang wanita tua yang sedang sakit dan akan dibawa kedokter namun tetap saja tidak bisa lewat karena arak-arakan perserta Nyongkolan.

Memang terlihat 2 orang anggota Kepolisian yang ikut berjaga mengiringi acara tersebut, namun tetap saja tidak mampu mengatur riatusan bahkan ribuan massa yang berjejal memenuhi jalan hingga menyebabkan kemacetan panjang. Apalagi ketidak teraturan massa yang sedang berjoget diiringi Kecimol alias dangdut jalanan.

“Mestinya Pemerintah daerah memberikan payung hukum dalam bentuk Peraturan Daerah Nyongkolan ini tidak merugikan kepentingan umum”. Ungkap Ahyar seorang Pengendara mobil yang juga terjebak kemacetan.

Sementara itu H Sahabudin seorang tokoh masyarakat asal Desa Sembung mengungkapkan, sebenarnya Kepolisian dan Pemerintah Daerah perlu mengatur penggunaan jalan-jalan tertentu untuk acara nyongkolan sehingga pengguna jalan yang lain bisa mengambil jalan alternatif agar tidak terjebak kemacetan, juga mereka yang punya hajat dapat mengatur perjalanannya. Bayangkan jalan negara bisa macet gara-gara nyongkolan yang tanpa aturan. Dan beliau berharap kedepan agar segera ada pengaturan tentang tata cara Tradisi Nyongkolan yang tidak mengganggu publik terutama pengguna jalan raya. (Abdul Satar) -01

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru