Kegelisahan Warga Tower

KM Sopo Ate: Pembangunan adalah perubahan yang selalu berada di atas pengorbanan. Pengorbanan yang paling sederhana tapi sangat menentukan adalah pikiran, sikap, dan tenaga. Dalam era global seperti sekarang ini, pembangunan (perubahan) menjalar derastis keseluruh aspek kehidupan manusia selaku pengelola alam semesta. Kepantasan perubahan tersebut dilakukan untuk mengejar kemajuan sesuai tuntutan baik tuntutan proses maupun tuntutan hasil.

Tuntutan proses berkenaan dengan waktu sedangkan tuntutan hasil berkenaan dengan mutu. Kedua tuntutan tersebut adalah kebutuhan manusia global. Maka, salah satu pembangunan yang mendukung tuntutan kehidupan manusia di atas adalah informasi &komunikasi. Upaya efesiensi dan efektivitas pembangunan dalam bidang ini, dibangunlah “tower” sebagai tiang penyangga utama untuk mendapatkan signal yang berfungsi sebagai kabel penghubung antara komunikator dengan komunikan. Kelancaran dalam berkomunikasi inilah yang mempengaruhi hasil pembangunan atau perubahan yang akan terjadi.

Demikian peran dan fungsi sang tower dalam kehidupan manusia (kita) saat ini. Jika kita kaitkan  dengan pembangunan itu sendiri, maka kita tidak bisa memisahkan dua bagian yang terlibat di dalamnya yaitu pemilik dan pengguna. Pemilik  memberikan dan meningkatkan pelayanan untuk mendapatkan keuntungan. Kita tidak bisa menampik betapa hebat kehidupan manusia saat ini. Komunikasi tak bersekat tersaji apik dalam sesi mengejar ketertinggalan walaupun bentuk kemajuan yang kita inginkan tak pernah tampak sebagai sebuah model yang kasat mata apalagi dapat dikatakan sebagai titik henti karena perubahan selalu mengikuti napas kehidupan manusia sepanjang masa (perubahan berkelanjutan).

Selaras dengan perubahan sebagai kebutuhan dalam sasaran kehidupan manusia yang normatif, maka dinamika pembangunan itu hendaknya melaju normatif pula. Pabrik signal (tower) Jelojok-Kopang misalnya yang menjulang tinggi di tengah pemukiman warga dengan atribut terbanyak cukup meresahkan. Betapa tidak, tak kurang dari duapuluh atribut bertengger di atas tower. Hempasan angin bertiup, sambaran petir dimusim penghujan adalah dua kondisi yang mengganggu ketenangan warga sekitar. Belum ditilik dari radiasi yang ditimbulkan yang menurut banyak kalangan juga berdampak kurang menguntungkan. Hal itulah yang menurut penulis sebagai pembangunan yang tidak normatif.

Karena itu, andai pembangunan serupa masih dibutuhkan untuk masa yang akan datang hendaknya mukim warga menjadi pertimbangan yang utama. Atau atribut yang membebani kekuatan tiang tower jangan terus bertambah banyak. (jafar) - 05

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru