Pelanggan Kecewa, PDAM Mataram Tak Tanggap Keluhan

Dua bulan terakhir ini, warga di Kompleks Pertokoan dan Perkantoran Griya Elen, Jln Adi Sucipto, Jempong mengeluhkan Air PAM yang tidak lancar di wilayah itu . Hal ini bukannya tidak diketahui oleh pihak PDAM bahkan petugas  pernah memeriksa. Tapi disinilah permasalahannya, bukannya mengatasi keluhanpelanggan, malah dengan enteng petugas  memberikan saran untukk memasang mesin pompa saja.

Demikian menurut pengakuan salah seorang warga di kompleks tersebut. Bahkan untuk kebutuhan wudhu saja dia harus mencari ke tempat lain, katanya. 

Saat KIM 2 Selaparang iseng bertanya apa perlu namanya disebut dalam laporan ini, dengan semangat ia setuju mengiyakan.  Bahkan ketika tulisan ini dibuat, KIM 2 Selaparang sempat menelpon  meminta keterangan  tambahan seperti alamat, nama jalan dan sebagainya dan ia kembali mengutarakan kekecewaannya dengan mengatakan kalo saat ini ia sedang “mencuri” air ditempat  lain.

Ditempat yang lain, meski tidak sama kasusnya, seorang pelanggan di Dasan Agung “mengamuk” di FB karena merasa di “bohongi” pihak PDAM. Bahkan jika dilihat dari kalimat kalimat yang digunakan, dia merasa di zhalimi oleh PDAM.  Dia tidak terima pembayaran bulan ini berkali kali lipat dari pemakaian normalnya. Setelah  ditanya  apakah ada kebocoran, kesalahan tulis dsb, ia menjawab bukan itu, Permasalahannya terletak pada biaya pergantian meteran air yang masih belum ia pahami.

Dari kasus kedua ini bisa disimpulkan bahwa permasalahan sebenarnya adalah KURANGNYA SOSIALISASI soal aturan aturan, prosedur, mekanisme  dan lain sebagainya dari pihak PDAM kepada para pelanggan. KIM2 SELAPARANG

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Advertisement

Artikel Terbaru