Akibat Wereng, Petani Ntobo Gagal Panen.

KIM OI TALAGA, Beras merupakan salah satu bahan makanan pokok bagi masyarakat Indonesia yang harus di jaga kualitasnya semua itu ada ditangan para petani,namun sekian banyak lahan pesawahan yang ada di Kota Bima termasuk kelurahan Ntobo bahkan beberapa hektar pesawahan yang di tanami padi gagal panen. 

Musim panen padi kali ini tidak membahagiakan bagi sebagian petani warga Ntobo, sebab hama wereng yang menyerang padi mereka membuat hasil panen padi tidak maksimal. 

"Biasanya ada 15 gabah yang biasa di dapat dalam satu kali panen tetapi panen kali ini sangat memprihatinkan hanya 1 gabah saja yang kami dapat, ini diperparah karna hama wereng, panen kali ini begitu anjlok,batang padinya tidak bagus dan banyak yang kosong. Ucap Amalik petani Ntobo (45) Rabu (22/5).

Lanjut Amalik"Dampak yang paling terasa akibat gagal panen ini di sebagian Sosari (Dam Sari) di Nggaro mbupu (lahan mbupu) para petani yang biasanya tidak membeli beras, mau tidak mau mereka harus membeli beras meskipun masih ada beberapa stok gabah dari hasil musim panen beberapa bulan yang lalu tetapi tidak mencukupi untuk beberapa bulan kedepan,meskipun musim panen hanya 3 kali dalam satu tahun. tuturnya


Di temui di tempat lain petani H.Burhan (44) mengucapkan" Padi miliknya semula terkena penyakit hama wereng dan padinya seperti di hisap tidak ada isinya,batang juga agak kering, beliau sudah berupaya memberikan obat-obatan namun sayang masih belum membuahkan hasil yang maksimal, biasanya panen sebelumnya mendapatkan hasil 10-12 gabah tetapi sekarang  begitu anjlok hanya 3 gabah saja,juga terpengaruh kekurangan air karna jebolnya Dam Sari akibat banjir pada musim hujan beberapa bulan uang lalu tetapi sudah di antisipasi (gotong toyong) oleh para petani beberapa minggu lalu, kini baru sebagian yang panen di bagian Sosari,semoga sawah-sawah milik petani lain tidak mengalami seperti saya. Tuturnya. 

Bagian Sosari (Dam Sari) banyak petani yang memanen lebih awal untuk mengurangi jumlah kerugian karena memang hama sulit di basmi. 

"Apa lagi Masyarakat Ntobo banyak yang bertani selalu menjual beras setiap musim panen padi,tentu pendapatan menambah membiayai hidup dan kebutuhan pendidikan anak-anaknya.ucap


Lalu, sekarang apa sih solusi yang tepat yang di lakukan Dinas Pertanian Kota Bima, Harapanya memberikan sosialisasi kepada petani, bagaimana cara menanam padi yang baik, memberikan arahan membuat bibit yang benar dan yang paling penting ialah harus memberikan cara supaya tanam padi tersebut tidak terserang hama. (Arifin) 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru